Diet Gagal Ginjal

Dalam mengobati penyakit gagal ginjal akut sebenarnya bukan lah hal yang sulit untuk dilakukan, kita dapat melakukan upaya pencegahan dan pengobatan dengan menerapkan pola kehidupan yang sehat, teratur dan seimbang mulai dari asuhan pola makan, gaya hidup, kebiasaan keseharaian yang dilakukan, olahraga dsb sebagai penunjang pemeliharaan kesehatan.

Meski upaya pencegahan dan pengobatan yang dapat dilakukan sendiri hanya untuk meringankan, mencegah dan mengobati ginjal yang rusak dengan mempertahankan tingkat hidrasi (asupan cairan).

Cara yang mungkin dapat dilakukan adalah dengan mengatur pola diet terhadap asupan makanan yang baik untuk menjaga agar tubuh dan ginjal yang rusak tidak semakin parah. Dengan mengatur pola diet terhadap makanan dapat dijadikan salah satu upaya yang cukup efektif.

Berikut ini pola diet yang dapat dilakukan sebagai salah satu upaya dalam pengobatan gagal ginjal akut, diantaranya :

1. Menjalani program diet bukan berarti membatasi atau mengurangi makanan yang kita konsumsi, diet yang dilakukan adalah diet sehat dengan tetap memperhatikan kebutuhan tubuh akan sumber nutrisi, gizi dan lainnya. Diet hanya untuk mengatur pola makan dan mengatur asupan komponen gizi untuk menyeimbangkan tubuh. Untuk penderita gagal ginjal akut harus memperhatikan jenis perawatan yang dijalani dengan menyeimbangkan jumlah dan jenis nutrisi yang harus disesuaikan dengan penyebab gagal ginjal akut misalnya seperti gagal ginjal yang disebabkan karena trauma, luka bakar, infeksi dan penyebab lainnya.

2. Dengan memperhatikan asupan energi yang cukup untuk dapat tetap memenuhi kebutuhan tubuh. Anjuran dosis energi yang dibutuhkan oleh seseorang yang menderita gagal ginjal akut adalah 30-40 kkal/kg berat badan. Kebutuhan energi diperlukan bagi beberapa orang yang menderita gagal ginjal akut yang mengalami stress hingga menguras energi secara berlebihan.

3. Tubuh seorang penderita gagal ginjal akut tetap membutuhkan asupan komponen gizi, lemak, karbohidrat ringan dan protein. Namun takarannya harus disesuaikan dengan kebutuhan secara seimbang. Mereka yang menjalani pengobatan gagal ginjal akut dengan cuci darah yang mungkin dilakukan setiap 1 minggu, 2 minggu atau 1 bulan sekali pastinya membutuhkan komponen gizi untuk tepat menjaga kesehatan tubuh agar tidak kekurangan cairan dan energi.

4. Untuk mereka yang mengalami gagal ginjal akut namun tidak melakukan cuci darah, maka asupan protein sekitar 0,6 gram diukur dari per kilogram berat badan (kg).

5. Hal sebaliknya, jika seseorang yang menderita gagal ginjal akut dengan rutin melakukan cuci darah, maka asupan protein harus ditambah menjadi 1,0 – 1,4 gr/kg berat badan.

6. Beberapa penderita gagal ginjal akut ada yang mengalami oliguria atau berkurang jumlah (volume) air kemih, maka disarankan untuk memenuhi dengan takaran yang tepat terhadap asupan garam natrium sekitar 1000-2000 mg dan potasium maksimal sekitar 1000 mg per hari.

7. Beberapa penderita gagal ginjal akut, mungkin ada yang mengalami diare dan muntah. Oleh karenanya jumlah cairan tubuh harus teteap selalu diperhatikan agar cairan tubuh tetap terjaga secara optimal.

Asupan protein, karbohidrat dan komponen gizi lainnya dapat dipenuhi dan bersumber dari beberapa jenis makanan yang terdapat pada tempe, tahu, sayur mayur, buah-buahan segar, dan tentunya ditunjang dengan suplemen herbal yang aman sebagai penunjang dalam memelihara kesehatan tubuh. Gejala atau penyebab dari gagal ginjal itu dapat diatasi dan ditangani dengan disiplin terhadap asuhan pola makan, gaya hidup dan kebiasaan yang sehat.

Pengobatan gagal ginjal akut, sama seperti perawatan lainnya, membutuhkan kerjasama dan disiplin pasien yang dibantu oleh tim kesehatan dan anggota keluarga.


=====================================

>>> Xamthone Plus Membantu Pengobatan Penyakit Ginjal, Lihat Testimoni Disini!
=====================================


This entry was posted in Gagal Ginjal Akut, Penyebab Gagal Ginjal Akut and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>